Komunitas Slow Riding Hadir Bawa Semangat Persaudaraan, Keselamatan dan Pelayanan Publik
Gentalanews.id - Betara — Semangat kebersamaan, persaudaraan dan keselamatan berlalu lintas terus digaungkan melalui kehadiran Komunitas Slow Riding Ride For Safety Vol 1 . Mengusung slogan “Satu Aspal, Satu Solidaritas”, komunitas ini tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para pecinta sepeda motor, tetapi juga mendorong kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Wisata Embung Muntialo, Kecamatan Betara, tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah.
Selain kegiatan slow riding, rangkaian kegiatan juga mendapat dukungan dari Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat melalui pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi masyarakat.
Kehadiran pelayanan perpanjangan SIM tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi SIM tanpa harus mengabaikan kewajiban sebagai pengendara yang tertib dan memiliki dokumen berkendara yang masih berlaku.
Camat Betara Nasrun, SE. menyambut baik kegiatan Komunitas Slow Riding yang dinilai mampu menghadirkan aktivitas otomotif yang positif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan komunitas dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, mendukung promosi wisata daerah dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga komunitas otomotif tidak hanya dikenal sebagai kelompok yang melakukan kegiatan berkendara bersama, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat.
Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H. menekankan bahwa setiap kegiatan berkendara harus tetap mengedepankan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Melalui keterlibatan Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.
Pelayanan perpanjangan SIM yang dihadirkan dalam kegiatan juga menjadi bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus mendorong para pengendara untuk memastikan kelengkapan administrasi berkendara mereka.
Kapolres berharap komunitas otomotif dapat menjadi mitra positif kepolisian dalam mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas.
Sementara itu, Ketua Komunitas Slow Riding, yang mewakili Kartanto seluruh anggota, menegaskan bahwa slow riding bukan sekadar kegiatan berkendara dengan kecepatan rendah.
Menurutnya, filosofi komunitas adalah menikmati perjalanan dengan mengutamakan keselamatan, kebersamaan dan rasa persaudaraan.
“Bagi kami, riding bukan tentang siapa yang paling cepat sampai. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa berangkat bersama, menikmati perjalanan, saling menjaga dan pulang bersama dengan selamat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah kecamatan dan kepolisian, khususnya Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat, yang turut menghadirkan pelayanan perpanjangan SIM dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan di Embung Muntialo tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas komunitas otomotif dapat dikemas menjadi kegiatan yang memiliki banyak manfaat.
Di satu sisi, kegiatan menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat solidaritas antar-rider. Di sisi lain, keberadaan komunitas turut membantu memperkenalkan Wisata Embung Muntialo kepada masyarakat lebih luas.
Ditambah dengan pelayanan perpanjangan SIM oleh Satlantas Polres Tanjung Jabung Barat, kegiatan tersebut juga menghadirkan unsur pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Dengan mengusung prinsip “Respect All Rider”, “Safety First”, serta “Jalan Aman, Hati Nyaman”, Komunitas Slow Riding ingin menunjukkan bahwa komunitas kendaraan bermotor dapat menjadi bagian dari gerakan positif di tengah masyarakat.
Satu aspal, satu solidaritas. Berkendara bersama, saling menghormati, tertib berlalu lintas, dan memastikan semua sampai tujuan dengan selamat.




